Ketika hatiku merasa aku sangat mencintai dirinya........
Logikaku berbisil, " Jangan terlalu".
Ketika jiwaku sangat merindukan kehadirannya.......
Lagi-lagi logikaku berbisik, "Jangan terlalu ...."
Hatiku bertanya, "mengapa?"
Padahal rasa ini memang terlalu...
"Haruskah aku membohongi perasaanku sendiri?"
Logikaku balik bertanya, "Masih ingatkah kamu pada kepedihan yang ditimbulkan oleh cinta dan rindu yang terlalu?"
Hatiku mengangguk.
Sekilas tergurat rasa kepedihan yang melanda...............................................................
...................................................................................................................................
Sahabatku ...
Ketika cinta bertanya tentang cinta, maka imanlah jawabannya.
Begitulah cara mencintai secara dewasa.
Cinta telah membuat kita belajar banyak hal.
Tapi itu semua tidak menjamin kita untuk tidak terjatuh pada lubang yang sama.
Semua itu kembali pada imanmu...
Dari situ aku belajar
Cinta yang terlalu hanya untuk Sang Pemilik cinta sejati...
Have a wonderfull life
Tidak ada komentar:
Posting Komentar