Konseling
Realita merupakan proses konseling yang dikembangkan oleh William Glasser
seorang Psikolog dari California. Dalam pendekatan ini konselor dituntut untuk
aktif, direktif dan didaktif. Jadi koselor dalam model konseling realita
berperan sebagai contoh atau model.
Konseling
realita ini mempunyao ciri khas tidak terpaku pada masa lalu, melainkan lebih
diarahkan pada menghadapi keadaan sekarang atau relitas yng dihadapi.
Berikut ini
rancangan tahapan- tahapan yang saya buat dalam Konseling kelompok dengan Model
Pendekatan Realita.
A. Formating
Stage
Tahap ini merupakan tahap sebelum proses
konseling, tahap ini bisa disebut dengan tahap prakonseling. Berikut bagian
dari tahap Formating Stage:
-
Informasi
Sebelum
melakukan proses konseling, hal yang saya lakukan adalah menyebarkan informasi,
kalau akan melakukan proses konseling kepada orang lain, terutama pada peserta
didik, baik itu mulai dari kelas awal sampai kelas atas.
-
Pendaftaran
Setelah
penyebaran informasi adalah dengan membuka pendaftaran bagi ana- anak atau
peserta didik yang mau mengikuti proses konseling.
-
Identifikasi
Identifikasi
ini dilakukan dengan cara :
1. Membuat
Needasesment
a. Angket
b. Ceklist
c. Lembar
identitas dan lembar masalah yang dihadapi dan ingin diselesaikan
2. Wawancara
dsb.
Jikalau
pendaftar banyak, dan mempunyai banyak masalah maka, dilakukan pengelompokan
masalah yang sesuai atau hampir sesuai.
B. Initial
Stage